10/12/2016

RIP Samsung Galaxy Note 7, Samsung Resmi Hentikan Produksi dan Penjualan

Cusrom OS | Rest in Peace adalah kata yang paling cocok untuk menggambarkan keadaan Samsung Galaxy Note 7 sekarang, karena Samsung secara resmi menghetikan produksi maupun penjualan Samsung Galaxy Note 7 selamanya. Setelah banyak di puji oleh para kritikus karena smartphone ini memiliki spesifikasi dan desain yang premium pada awal perilisannya, namun akhirnya nasip Samsung Galaxy Note 7 menjadi sangat tragis.

Keputusan ini diambil oleh Samsung karena demi keselamatan konsumen, dimana informasi yang didapatkan dari laman WSJ.com, Samsung menyatakan "Karena keselamatan konsumen adalah prioritas tertinggi, kami telah memutuskan untuk menghentikan penjualan dan produksi Galaxy Note 7,".

Dengan demikian Samsung tentu mengalami kerugian yang cukup besar, informasi yang Cusrom OS dapatkan dari lama BeritaTeknologi.com kir-kira kerugian yang didapatkan Samsung adalah sekitar sekitar 17 miliar USD atau setara 218 triliun rupiah. Kerugian tersebut diperhitungkan berdasarkan jumlah Samsung Galaxy Note 7 dan harga satu unitnya yang dibanderol 882 USD atau setara 11,5 juta rupiah. Belum lagi Samsung harus membayar kerugian yang disebabkan Galaxy Note 7 pada penggunanya.


Dengan adanya berita penghentian penjualan Samsung Galaxy Note 7 demi alasan keselamatan konsumen, Samsung menghimbau pengguna yang sudah membeli Galaxy Note 7 bisa meminta refund atau pengembalian dana. Pengguna cukup datang ke tempat dimana mereka membeli dan membawa Samsung Galaxy Note 7 untuk ditukar menjadi uang secara utuh.

Perjalanan Samsung Galaxy Note 7 cukup singkat dan dipenuhi banyak masalah, pasalnya hanya dalam beberapa minggu saja setelah peluncurannya di pasaran, Samsung Galaxy Note 7 sudah dilaporkan terbakar secara tiba-tiba. Puluhan kasus telah dilaporkan dan melukai penggunanya serta pengguna mengalami kerugian harta benda, meskipun ada beberapa kasus yang di palsukan tapi nampaknya Samsung Galaxy Note 7 mudah terbakar memang benar nyata.

Baca juga:
Hal ini disebabkan karena masalah pada sel baterai, setelah mendapat kabar berita tersebut Samsung langsung bergegas untuk melakukan recall atau menarik semua Samsung Galaxy Note 7 yang bermasalah dan menghimbau kepada penggunanya untuk menukarkan Samsung Galaxy Note 7 yang bermasalah ke yang sudah aman dengan tanda S pada kemasan beterai.

Namun nyatanya setelah melakukan perbaikan, Samsung Galaxy Note 7 masih bermasalah dan mudah terbakar hingga akhirnya Samsung mengambil keputusan untuk menghentikan produksi maupun pemasaran Samsung Galaxy Note 7. Memang keputusan pahit harus diambil Samsung untuk mengakhiri riwayat Galaxy Note 7 selamanya.